1. Jangan Lakukan Dengan Paksa
Ketika bunda melihat jam dan telah menunjukan waktu atau
jadwal mandi si buah hati dan pada saat bunda hendak membuka bajunya atau
mempersiapkan semua peralatan mandi si kecil sudah mulai terlihat rewel. Maka
sebaiknya jangan paksakan hal ini. Bila pada saat bunda mencelupkan si kecil
kedalam air dan ia berubah menjadi histeris, maka tidak ada salahnya membawa
kembali si buah hati dan meletakkannya pada kasurnya.
Kegiatan memandikan bayi memang bertujuan untuk membersihkan
si bayi sekaligus merelaksasi tubuhnya. Akan tetapi bukan berarti anda
memaksanya dan mengabaikan rengekan si buah hati. Sebaliknya, mandikanlah si
bayi dengan mengelapnya menggunakan washlap atau sponge yang basah.
Bunda perlu mempertimbangkan kembali beberapa hal diatas,
bisa jadi si kecil tidak suka dengan air mandi yang membasahi kulitnya karena
berbagai faktor. Untuk itulah, supaya mereka mulai terbiasa terkena air
dibagian kulitnya, maka lakukan dengan perlahan dengan cara mengelap tubuhnya.
Nah, setelah beberapa kali mandi dengan cara ini, maka
mulailah memandikan bayi dalam bak plastik yang khusus untuk bayi dengan
sedikit air.
2. Ikut Mandi Bersamanya
Sebagaimana telah dijelaskan diatas, ada sebagian bayi yang
menganggap bak mandi itu terlihat menyeramkan. Apalagi ditambah dengan
gelembung dan busa sabun yang memenuhi bagain bak mandi. Belum lagi air yang
mengisi didalamnya seolah menjadi hal yang akan sangat menakutkan untuk
sebagian bayi.
Nah, untuk meyakinkan pada si buah hati bahwa kegiatan mandi dengan bermain busa adalah hal yang menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk
ikut mandi bersama dengan mereka. Sama halnya dengan orang dewasa, anak bayi
pun perlu diyakinkan betul bahwa apa yang akan dihadapinya adalah hal yang
aman. Dengan demikian cobalah ikut bergabung bersama dengan buah hati anda pada
saat mandi.
Selain itu, jangan lupa buat ritual permainan lucu dan
bermain bersama dengan bayi anda. Ketika bayi mendapati ekspresi anda menyenangkan
dan tenang, maka hal ini akan perlahan membuat bayi yakin bahwa kegiatan ini
cukup menyenangkan untuk dilakukan.
3. Jangan Panik
Tidak sedikit ibu, terutama ibu baru yang akan merasa panik
sehingga wajah tidak tenang dan tegang pun akan secara spontan tergambar pada
wajahnya. Ketika ekspresi anda tidak meyakinkan bahwa apa yang akan dihadapi si
buah hati adalah hal yang aman, maka jangankan bayi anda orang lain yang anda
mandikan saja mungkin akan ikut cemas.
Nah, untuk itulah, lakukan dengan perlahan dan jangan tegang
atau panik. Upayakan tetap tenang dan pasanglah wajah ceria sambil mengajak
bayi anda bermain. Selain itu, kewaspadaan dan kehati-hatian akan menjadi
faktor yang mendukung keselamatan si buah hati pada saat ia dimandikan.
4. Cobalah Berbagai Waktu
Tidak perlu seperti orang dewasa yang memiliki jadawal mandi
teratur yakni pagi dan malam hari. Apalagi mengingat tubuh bayi tidak akan
berkeringat terlalu berlebihan dan tidak banyak debu dan kotoran yang menempel
padanya. Untuk itu, sebaiknya tidak menerapkan hal ini pada si kecil dengan
menuntutnya harus mandi tepat pada waktunya.
Bila si kecil menangis pada saat ia dimandikan di pagi hari,
namun tidak terlalu rewel saat mandi di sore hari. Nah, maka mungkin hal ini
bisa diartikan bahwa si kecil tidka terlalu suka dengan kegaitan mandi di pagi
hari.
Untuk itu, maka bunda bisa mengatasi hal ini dengan
menghilangkan kegiatan mandi pagi dan hanya melakukannya pada sore hari. Saat
pagi hari bunda cukup mengelap tubuhnya dan membalurkan minyak serta bedak
untuk si kecil agar ia menjadi lebih segar. Lalu gantilah bajunya dengan baju
yang baru.
Selain itu, bila bunda mau, maka bunda bisa memandikan
mereka sesuai dengan moodnya. Saat mood si kecil terlihat baik di siang hari,
maka mandikan mereka pada waktu itu agar mereka tidak terlalu histeris.
5. Periksa Kembali Suhu Air
Sebelum terburu memasukkan si kecil kedalam bak mandi yang
berisi air, maka sebaiknya periksa terlebih dahulu suhu air tersebut. Air yang
digunakan untuk mandi bayi tidak boleh dibuat terlalu panas atau terlalu
dingin.
Untuk mengatasi hal ini, bunda bisa mencelupkan sikut tangan
bunda kedalam air. Mengapa bagian sikut? Hal ini dikarenakan sikut kita umumnya
lebih sensitif dibandingkan dengan bagian tangan kita. Selain itu, bila bunda
ingin mencampurkan air dingin bersama dengan air panas, ada baiknya tuangkan
terlebih dahulu air dingin baru tambahkan dengan air panas.
Urutan pemberian air ini sangat penting, karena ada beberapa
kejadian dimana si kecil terseduh air panas karena disiram atau dicelupkan
kedalam air panas yang lupa dicampur dengan menggunakan air dingin. Untuk itu,
kehati-hatian dan kewaspadaan akan dituntut dalam hal ini guna menghindarkan
kejadian tidak diinginkan terjadi pada buah hati anda tercinta.
6. Jadilah Kreatif
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjadikan kegiatan
mandi menjadi menyenangkan untuk bayi anda. Penuhi bak mandi si kecil dengan
berbagai jenis mainan yang aman dan mengambang untuknya. Setelah itu, buatlah
sebuah permainan dan perkenalkan jenis mainan tersebut padanya.
Upayakan segala hal agar si buah hati menikmati kegiatan
mandinya sehingga perhatiannya teralihkan. Saat ia menikmati kegiatan mandinya,
maka tidak ada alasan untuknya menjadi rewel atau menangis pada saat
dimandikan.
Selain itu bunda juga bisa membelikan cairan sabun yang
berwarna-warni namun aman untuk mereka. Warna-warna yang mencolok akan menarik
perhatian si kecil untuk lebih bersemangat mandi. Atau bila bunda memiliki anak
yang lebih tua, maka ajaklah si kakak untuk mandi bersama dengan si adik kecil.
Saat ada teman seusianya berada di dekatnya, kecemasan dan perasaan tidak
nyaman pada si bayi umumnya akan dapat menghilang seketika.
Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi
bayi yang rewel dan menangis pada saat dimandikan.
SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar