Bayi sungsang adalah salah satu kondisi kehamilan abnormal
yang terjadi saat posisi kepala bayi berada di atas pada saat usia kehamilan
telah menjelang trimester ketiga. Bayi sungsang merupakan sebuah masalah yang
sering kali menjadi momok menakutkan bagi para ibu hamil, terutama saat mereka
mengetahui posisi bayi dalam kandungannya setelah melakukan USG kehamilan.
Jika
Anda mengalami kondisi bayi sungsang, kami sarankan Anda untuk tidak terlalu
khawatir. Senam Hamil untuk Bayi Sungsang Ada banyak cara yang bisa dilakukan
untuk mengubah posisi bayi Anda yang sungsang kembali menjadi normal, salah
satunya adalah dengan melakukan senam hamil. Senam hamil untuk bayi sungsang
sangat efektif diterapkan untuk mengembalikan bayi ke posisi yang seharusnya.
Berikut ini kami telah merangkum beberapa gerakan dalam senam hamil untuk bayi
sungsang tersebut untuk Anda pelajari.
Penyebab Bayi Sungsang Sebelum membahas
mengenai gerakan apa saja yang bisa dilakukan dalam senam hamil untuk bayi
sungsang, ada baiknya Anda terlebih dahulu mengetahui apa saja hal-hal yang
menyebabkan posisi sungsang pada bayi dalam rahim Anda. penyebab bayi sungsang
ada banyak ragamnya.
Beberapa penyebab kelahiran sungsang antara lain :
1. Bobot janin yang
rendah sehingga janin dapat bergerak bebas.
2. Rahim sangat elastis, biasanya
terjadi pada mereka yang pernah melahirkan.
3. Ruang panggul yang sempit sehingga
janin terdorong pada posisi sungsang.
4. Kehamilan kembar.
Setelah mengetahui
beberapa penyebab tersebut, sekarang Anda seharusnya lebih antisipatif. Jika
Anda termasuk wanita dengan faktor resiko mengalami bayi sungsang di atas,
sebaiknya Anda sering memeriksakan kondisi bayi Anda melalui USG kehamilan.
Jika hasil pemeriksaan menunjukan posisi kepala bayi ada di atas pada usia
kehamilan tua, maka kami sarankan lakukanlah beberapa gerakan senam hamil untukbayi sungsang berikut ini agar posisi bayi dapat menempati posisi seharusnya
sehingga Anda melahirkan secara normal :
1. Gerakan Knee Chest
Salah satu
gerakan senam hamil untuk bayi sungsang yang cukup banyak dipilih adalah
gerakan knee chest. Gerakan ini dilakukan dengan menungging ke arah samping
agar perut tertekan dan menstimulasi bayi ke posisi normalnya. Yang perlu
diingat dalam melakukan gerakan ini adalah jangan sampai Anda menekan perut
terlalu kuat karena dengan tekanan yang kecil saja asal Anda sering
melakukannya, bayi Anda dapat kembali ke posisi normal. Aturlah nafas Anda dan
ulangi gerakan ini 10 kali setiap hari di usia kehamilan tua.
2. Gerakan Yoga
Headstand
Gerakan senam hamil untuk bayi sungsang selanjutnya adalah gerakan
yoga headstand. Dalam bahasa Indonesia gerakan ini dikenal dengan nama “sikap
lilin”. Saat melakukannya, Anda perlu mendapat bantuan orang lain untuk menahan
berat tubuh Anda. Yang perlu diingat adalah jika Anda mengalami hipertensi atau
anemia, jangan sekali-kali melakukan gerakan ini karena cukup berisiko terhadap
penurunan pasokan oksigen bagi bayi dalam kandungan Anda.
3. Gerakan Yoga
Downward
Dibandingkan dengan gerakan yoga headstand, gerakan yoga downward
relatif lebih aman dilakukan. Gerakan senam hamil untuk bayi sungsang ini
dapata dilakukan dengan mengangkat bokong dan perut menggunakan kaki dan tangan
Anda. Jika dirasa teralalu berat, Anda dapat menggunakan bantuan bola besar
yang biasa digunakan untuk pilates.
4. Berenang
Selain dengan berbagai gerakan
senam hamil di atas, berenang juga bisa menstimulasi posisi bayi sungsang agar
kembali ke posisi normal. Berenang termasuk jenis olahraga yang baik untuk ibu
hamil. Berenang juga bisa meningkatkan kemampuan Anda untuk menghadapi
persalinan normal.
5. Merangkak
Beberapa ibu di Sumatera percaya jika gerakan
merangkak seperti kucing juga dapat membantu mengembalikan bayi yang sungsang
ke posisi seharusnya. Mereka merangkak, kemudian berdiri dan mengambil nafas,
lalu kayang, begitu seterusnya. Nah, itulah penyebab serta beberapa gerakan
senam hamil untuk bayi sungsang. Kami merekomendasikan gerakan-gerakan di atas
sebagai tahapan awal dalam mengembalikan posisi bayi Anda.
Lakukan salah satu
dari 5 gerakan di atas secara kontinyu setiap hari kemudian lihatlah posisi
bayi Anda dengan USG. Jika posisinya normal, hentikan perlakuan tersebut, namun
jika tidak persiapkanlah diri Anda untuk menghadapi persalinan caesar.
SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar